Monday, 2 January 2017

Obyek Wisata Bandung Selatan Diserbu Warga

Bandung-panjang liburan tahun baru 2017, tempat wisata di wilayah Bandung Selatan yang ramai dikunjungi wisatawan. Jamming arus lalu lintas ke dan dari berbagai tempat wisata alam di distrik dari Bandung Kabupaten Rancabali tak terelakkan.

ADE Rahadian Wijaya (29) salah satu calon wisatawan untuk asal Jakarta menuju alam dikawasan mengatakan, ia terjebak kemacetan sejak pukul 14.00 GMT. Padahal, tujuan dia dan keluarganya ke tempat wisata berjarak sekitar 500 meter lagi. Namun, karena arus lalu lintas di jalan Raya adalah buruk macet Rancabali Ciwidey, kendaraan yang tidak dapat maju dengan cepat.

"Dari baik di sini hanya merayap, karena banyak kendaraan atas ke bawah. Bukan bagian bawah, terlalu banyak akan bangkit seperti ini, kami maju perlahan-lahan kemudian berhenti, jadi ajah terus dari atas, "kata Ade, Senin (1/1/17).

Pengguna jalan lain, Hedi (31) mengatakan hal yang sama, warga akan Sayati Kopo liburan ke alam kawah putih ini, terjebak kemacetan saat memasuki kawasan Desa Ciwidey yang berada di kawasan tempat wisata di lembang. Kendaraan roda empat yang membawa saudaranya dari Jakarta dan sengaja datang ingin menghirup udara pegunungan yang dipaksa untuk duduk selama berjam-jam di dalam kendaraan.

"Ingin membalikkan arah telah juga macet dari kedua arah. Juga kita telah mengundurkan diri, meskipun kecewa tapi tidak bisa melakukan apa-apa, "katanya.

Berdasarkan radar, kepadatan arus lalu lintas ke berbagai objek wisata di Bandung Selatan telah berlangsung sejak kemarin sore. Memang, kawasan Selatan turis, selalu menjadi tujuan wisatawan yang ingin merayakan malam tahun baru sambil berlibur Gunung dingin datang di dalamnya.

Berbagai kendaraan roda empat, baik transportasi umum, bus wisata, mobil pribadi, kendaraan bermotor untuk mengambil kendaraan penumpang digunakan, berbaris di sepanjang jalan itu terlihat. Kepadatan arus lalu-lintas pada hari Minggu sore, ini terjadi dari kedua arah.

"Dari kemarin malam kami menginap di atas, sekarang saatnya untuk kembali ke Jakarta. Saya pikir bisbol akan semacet, tapi ternyata buruk, "kata Rizal (40) salah satu wisatawan yang hendak kembali ke rumah setelah merayakan malam tahun baru di desa Ciwidey.

Dalam sementara itu, Bagian hubungan masyarakat dan informasi dari pemandian air panas Ciwalini, Herman mengakui sejak memasuki Liburan Natal, hari libur dan sekolah liburan tahun baru berbagai obyek wisata di daerah Bandung Selatan banyak dikunjungi oleh wisatawan. Termasuk pemandian termal Ciwalini milik PTPN XIV VIII pengunjung itu, rata-rata antara 1000-1500 orang. KTT, katanya, pengunjung untuk hari ini sekitar 5000 orang.

"Sibuk dari kemarin pada 24, 25, 31 Desember, serta 1 Januari. Tapi kemarin pengunjung ke tempat yang tidak begitu banyak, karena itu terjebak dari bawah, jadi bisbol wisatawan di sini sudah memicu sore dan malam hari. Jika hari ini 's Summit di tempat kami, karena pengunjung sudah bisa memprediksi lebih untuk datang sehingga awal untuk menghindari kemacetan, "katanya.

Herman melanjutkan, berbagai atraksi alam yang terletak di daerah Gunung Patuha Kabupaten Bandung, tetap favorit wisatawan. Lokal wisatawan yang sengaja datang untuk menikmati malam tahun baru saat berlibur di daerah.

"Tuhan memberkati Anda meskipun tempat pemandian air panas seperti ini terus tumbuh di daerah kami, tapi kami tidak pernah kehilangan pengunjung. Begitu juga dengan berbagai tempat wisata lainnya tetap hidup, baik satu bukti bahwa jalan selalu macet setiap musim liburan, "katanya.

Herman berkata, bersama dengan anak sekolah liburnya masih sampai 18 Januari. Dia dan manajer pada pariwisata di daerah selatan kota Bandung, masih memiliki harapan keuntungan dari antara siswa yang datang untuk mengunjungi.

No comments:

Post a Comment